Search This Blog

Wednesday, June 5, 2013

TENTANG TANGGAL 1 JUNI


Rangkuman dari tweetny Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd 1. Saya ingin mentweet tentang tanggal 1 Juni, karena hari ini adalah tanggal 1 Juni 2013. 2. Sebagian orang menyebut tanggal 1 Juni adalah Hari Lahirnya Pancasila, yg sekarang sebagian orang menyebutnya dg istilah Hari Pancasila. 3. Pancasila adalah landasan falsafah negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya alinea ke 4. 4. Sy lebih suka menyebut Pancasila sebagai "landasan falsafah negara" bukan dasar negara atau ideologi sebgaimana sering kita dengar. 5 istilah landasan falsafah negara itu bagi saya lebih sesuai dengan apa yg ditanyakan Ketua BPUPKI dr. Radjiman Wedyodiningrat. 6. Diawal sidang, Radjiman berkata, sebentar lg kt akan merdeka. Apakah filosofische grondslag indonesia merdeka nanti ?. 7. Radjiman tdk bertanya tentang ideologi negara atau dasar negara. Dia bertanya filosofische gronslag atau landasan falsafah negara. 8. Bagi saya ucapan Radjiman itu benar. Landasan falsafah adalah sesuatu rumusan yg mendasar, filosofis dan universal. 9. Beda dg ideologi yg bersifat eksplisit yg digunakan oleh suatu gerakan politik, yg berisi basis perjuangan, program dan cara mencapainya. 10. Landasan falsafah negara haruslah merupakan kesepakatan bersama dari semua aliran politik ketika mereka mendirikan sebuah negara. 11. Karena itu landasan falsafah negara harus menjadi titik temu atau common platform dari semua aliran politik yg ada di dalam negara itu. 12. Ada beberapa tokoh yg menanggapi pertanyaan Radjiman. Mereka menyampaikan gagasan ttg apa landasan falsafah negara Indonesia merdeka itu. 13. Supomo, Hatta, Sukarno, Agus Salim, Kiyai Masykur, Sukiman adalah diantara tokoh2 yg memberi tanggapan atas pertanyaan Radjiman. 14. Sukarno adlh pembicara terakhir yg menyampaikan tanggapannya pd 1 Juni 1945. Dia mengusulkan 5 asas utk dijadikan sbg landasan falsafah#. 15. Sukarno menyebut 5 asas yg diusulkannya itu sbg Pancasila. 16. Setelah semua tanggapan diberikan, Supomo berkata bhw dalam BPUPKI itu terdapat 2 golongan, yakni golongan kebangsaan dan golongan Islam. 17. Golongan Islam, kata Supomo, menghendak Indonesia merdeka berdsarkan Islam. 18. Sebaliknya golongan kebangsaan menghendaki negara persatuan nasional yg memisahkan antara agama dengan negara. 19. Setelah itu dibentuklah Panitia 9 untuk merumuskan landasan falsafah negara berdasarkan semua masukan yg diberikan para tokoh. 20. Kesembilan tokoh itu adlh Sukarno, Hatta, Ki Bagus, Agus Salim, Subardjo, Kahar Muzakkir, Wahid Hasyim, Maramis dan Yamin. 21 Sembilan tokoh itu, 4 mewakili Gol Kebangsaan, 4 mewakili Gol Islam, dan 1 mewakili Gol Kristen. 22 sembilan tokoh ini merumuskan naskah proklamasi yg sekaligus akan menjadi Pembukaan UUD. Naskah tsb disepakati pd tgl 22 Juni 1945. 23. Yamin menyebut naskah itu "Piagam Jakarta" yg berisi gentlemen agreement seluruh aliran politik di tanah air. 24. Dengan Piagam Jakarta kompromi tercapai, Indonesia tdk berdasarkan Islam, tp jg tdk berdasarkan sekularisme yg pisahkan agama dg negara. 25. Dlm Piagam Jakarta itulah utk pertama kalinya kt temukan rumusan Pancasila sbg landasan falsafah negara yg disepakati semua aliran. 26 Ketika proklamasi, naskah Piagam Jakarta tdk jadi dibacakan sbg teks proklamasi. Teks baru dirumuskan malam tgl 16 agustus. 27 Teks batu proklamasi yg dibacakan tgl 17 agustus adalah teks yg kita kenal sekarang "Kami bangsa Indonesia.." dst. 28 Namun naskah Piagam Jakarta disepakati akan menjadi Pembukaan UUD yg disahkan tgl 18 Agustus 45. 29 Sblm disahkan, Sukarno dan Hatta minta tokoh2 Islam setuju kata Ketuhananan dg kwjiban menjalankan syari'at Islam bg pemeluk2nya dihapus. Dirangkum by Amin Nurdiana